Pasar produk lokal semakin berkembang sejak lima tahun terakhir. Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) mencatat, sumbangan ekonomi kreatif terhadap PDB akhir tahun 2017 mencapai Rp1.000 triliun dengan peningkatannya Rp70 sampai Rp80 triliun per tahun. Ekonomi Indonesia secara garis besar tumbuh, tapi ekonomi kreatif tumbuhnya lebih cepat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tak hanya dari segi nilai yang terus menanjak, kualitas produk lokal pun kini tak boleh dipandang sebelah mata. Buktinya hasil karya para pengrajin lokal sudah berhasil menembus mancanegara. Sejak 2015 misalnya, Amerika menjadi negara yang menjadi tujuan ekspor terbesar produk produk lokal.

  1. Memelihara Lingkungan Alasan produk lokal bikin menarik adalah penggunaan material yang cenderung ramah lingkungan atau memanfaatkan kembali barang-barang yang tidak terpakai.
  2. Merawat Budaya Tidak sedikit bentuk budaya Indonesia yang diaplikasikan pada kerajinan tangan atau produk lokal, sebut saja motif tenun ikat, lurik, dan tentunya batik.
  3. Menciptakan Lapangan Kerja Menggunakan produk lokal juga berarti membantu menciptakan lapangan pekerjaan dalam tataran usaha kecil menengah. Pemerintah sendiri memiliki target meningkatkan jumlah wirausaha menjadi 20.000 dari yang sekarang berjumlah sekitar 15.000 orang.
  4. Mendukung Ekonomi Nasional Dengan menggunakan produk lokal kita turut berperan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Ekonomi berbasis kerakyatan terbukti tangguh menghadapi tantangan dan krisis ekonomi. Percayalah, produk lokal Indonesia memang diciptakan untuk warganya. Produk dengan kearifan lokal tentunya akan lebih mengena untuk pasar yang dekat dan menghargai budaya bangsanya. Jadi, jangan gengsi lagi ya pakai produk lokal. Karena kita cinta Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here