“Musik adalah jemari halus yang mengetuk pintu kalbu untuk membangunkan kehangatan dari tidurnya yang lelap. Alunan nada-nada musik adalah senandung lembut yang kerap hadir di lembah-lembah imajinasi. Alunan nada musik adalah bunyi petikan pada dawai, yang masuk ke pendengaran kita membawa gelombang lembut. Kadang ia mampu memaksa tetesan airmata menyeruak dari kelopak, karena merasa gerah bagai tersulut oleh api kerinduan, tak tahan pada desakan gelisah cinta saat berpisah dengan kekasih, karena himpitan kepedihan cinta yang luka tergores cakar-cakar penantian. Namun ia juga mampu menghadirkan simpul senyuman yang keluar perlahan dari gerakan lembut sepasang bibir indah, sebagai isyarat rasa senang bahagia. Alunan nada musik adalah nafas terakhir akalnya hati dan nafasnya jiwa. Begitulah petikan pena nan syahdu dari sepenggal bait sajak puisi dari karya maestro pujangga termasyur dunia Kahlil Gibran yang dipetik dari buku “Musik Dahaga Jiwa”

Sekarang siapa yang bisa hidup tanpa musik? Bisa dibilang musik menjadi suatu domain signifikan dari hidup kita yang memang secara jujur tidak bisa dipungkiri untuk dilepaskan. Terasa hampa jikalau sehari saja tanpa adanya musik. Faktanya memang begitu besar pengaruh musik dalam kehidupan ini. Salah satunya musik menjadi media untuk membangkitkan motivasi seseorang.

Founder sekaligus Trainer dan Motivator Muda Rhythm of Empowerment (ROE) Indonesia, Budi Bagus Prasetyo mengatakan, Rhythm of Empowerment Indonesia yang secara legalitas dicopyrigthkan sejak tahun 2016 lalu menghadirkan konsep pertama kalinya di dalam dunia pelatihan di Indonesia bagaimana membuka rahasia potensi diri dengan sepenuh hati dan jiwa yang menyajikan musik secara live performance oleh para musisi profesional dengan tampilan sensasional dan fiestasional sesuai dengan kebutuhan materi training pengembangan diri.

Budi Bagus Prasetyo mengungkapkan tentang ROE Indonesia disela-sela penampilannya di Jakarta dalam acara konser motivasional bersama para staf institusi BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Jumat (1/2/1019) kemarin. Terkait hal yang sama Bagus sapaan akrabnya yang merupakan alumnus Program Pasca Sarjana Manajemen Bisnis Institut Pertanian Bogor ini  menyampaikan bahwa musik tidak hanya sebagai media hiburan saja, namun dalam penyajian aplikatif dan solutif bersama Rhythm of Empowerment Indonesia, maka musik adalah sebagai intisari konten pembelajaran dan terapi diri untuk memahami banyak hal tentang drama kehidupan serta mengupas strategi spesifik bagaimana kita menjadi pribadi yang sukses baik dalam pekerjaan maupun di luar pekerjaan.

“Teori dan ilmu tentang kehidupan maupun pekerjaan dan aplikasi pelatihannya oleh Rhythm of Empowerment Indonesia mampu disederhanakan dalam bentuk teori musik dan permainan musik,” kata Bagus.

“Setelah peserta  menyaksikan konser dan mengikuti pelatihan Rhythm of Empowerment Indonesia, diharapkan peserta akan memiliki keyakinan yang kuat dan percaya diri terhadap tugas dan tanggung jawabnya, memiliki motivasi untuk mencapai target, dan mampu mengatasi rintangan-rintangan yang ada dalam pekerjaannya. Selain itu peserta akan mampu meningkatkan kualitas diri, kualitas tubuh, pikiran dan jiwa,serta kesadaran dan spirit untuk memacu kecepatan akurat dan kesigapan di era revolusi industri 4.0 ” papar Bagus.

Dalam acara konser motivasional ini terlihat antusiasme audience yang apresiatif dalam sesi per sesi acara ini yang begitu proaktif dalam mempaparkan banyaknya argumen positif dan dominasi pertanyaan fundamental terkait membangun dan mengembangkan peran konten kesolidan dan kesadaran dalam kerjasama teamwork baik kapasitas secara persona maupun organisatoris.

Hal ini dibuktikan secara eksplisit dengan banyaknya testimoni hampir dari seluruh peserta yang begitu sangat gembira dan terkesan seusai mengikuti konser motivasional ini. Begitu berkesannya dalam mengikuti acara konser motivasional ini rencananya mereka akan mengagendakan  metode pelatihan serupa bersama ROE Indonesia ke seluruh jajaran terintegrasi terkait di kelembagaan pemerintah provinsi DKI Jakarta.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here